Category Archives: Ngalahku

Klip Sodiq Monata di Ngalah

Biografi Guru Besar

KH Moh. Sholeh Bahruddin Kalam atau yang akrab di panggil Romo Kyai Sholeh oleh santri-santrinya adalah putra pertama dari sebelas bersaudara putra dari pasangan KH Bahruddin Kalam dan Nyai Shofurotun. Beliau dilahirkan di desa Carat-Gempol-Pasuruan pada hari sabtu 25 Sya’ban 1372 H atau tepatnya pada tanggal 09 Mei 1953 M.

Dalam hal pendidikan, sejak kecil beliau diajar langsung oleh ayahnya sendiri dan kemudian Romo Kyai diperintahkan untuk mondok dan menuntut ilmu ke kakeknya sendiri (ayah dari ibu), yaitu K. Asy’ari di Ngoro-Mojokerto. Selain belajar langsung dari kakeknya, Romo Kyai juga belajar pada pamannya, yaitu K. Syamsuddin. Dari kedua guru yang masih saudara itulah Romo Kyai diajarkan dasar-dasar agama.

Read the rest of this entry

Profil Pondok Pesantren Ngalah – Purwosari

Pondok Pesantren Ngalah yang lebih dikenal dengan sebutan Pondok Ngalah merupakan salah satu Pondok Pesantren yang bertempat di Kabupaten Pasuruan. Pondok Ngalah didirikan oleh KH Moh. Sholeh Bahruddin Kalam pada bulan 30 Agustus 1985 Masehi atau bertepatan dengan Jum’at Pahing bulan 14 Dzulhijjah 1405 Hijriyah. Sama halnya dengan Pondok Pesantren yang lain tentunya Pondok Ngalah juga mempunyai histori yang panjang.

Diawali pada tahun 1984 setelah manjing suluk (mendalami ilmu thoriqoh) pada KH Munawir Kertosono, pengasuh sekaligus pendiri pondok yaitu KH Sholeh Bahruddin mendapat amanah dari beliau (KH Munawir) dan ayahnya (KH Bahruddin Kalam) untuk mendirikan pondok pesantren. Inti dari amanah tersebut adalah KH Sholeh diperintah untuk mencari tempat untuk mendirikan pondok pesantren. Akhirnya pada akhir tahun 1984 KH Sholeh berhasil menemukan tempat yang sesuai seperti apa yang diamanahkan oleh gurunya.

Tepatnya pada hari Jumat Pahing bersamaan dengan pelaksanaan shalat jumat, Pondok Pesantren Ngalah diresmikan oleh KH Bahruddin Kalam yang disaksikan oleh beberapa ulama, pemerintahan dan masyarakat sekitar. Ulama yang hadir pada saat itu diantaranya adalah KH Munawir (Kertosono-Nganjuk-Jawa Timur), KH Abu Amar (Pasrepan-Pasuruan-Jawa Timur), KH Sirajuddin (Purwosari-Pasuruan-Jawa Timur) dan perwakilan ulama Sidogiri yang membawa pesan dari KH Nawawi bahwa beliau sangatridho dengan berdirinya pondok pesantren ini. Tidak hanya itu selang beberapa itu, KH Ahmad Muthohar (Mranggen-Semarang-Jawa Tengah), pengarang beberapa kitab klasik sekaligus guru KH Sholeh, datang ke bumi ngalah dan juga memberikan restunya terhadap berdirinya Pondok Pesantren Ngalah.

Romo Kyai Sholeh bersama tamu undangan saat peresmian Pondok Ngalah

 

Setelah Pondok Pesantren Ngalah diresmikan, awalnya Pondok Pesantren Ngalah memiliki beberapa santri yang dibawa oleh pengasuh dari pondok ayahnya di Carat-Gempol-Pasuruan. Karena pada saat itu belum ada gutean (tempat semacam asrama untuk istirahat santri), maka dibangunlah guteantersebut seadanya dari bambu untuk istirahat. Kemudian pada tahun 1986 dengan kegotongroyongan masyarakat sekitar berdirilah bangunan berlantai dua dengan jumlah 4 kamar sebagai tempat tidur santri putra yang kemudian disebut asrama A (A.1 A.2 A.3 A.4) dan kini beralih menjadi A.1 A2 dan A.8 A.9. Tidak hanya itu seiring dengan pergantian waktu santri yang menuntut Ilmu pada beliau (Romo KH. Sholeh Bahruddin) kian hari kian bertambah banyak, tak ketinggalan pula santri putri pun mulai banyak yang mengaji dan belajar kepada beliau. Melihat perkembangan santri putri yang kian bertambah membuat para sahabat beliau ikut memikirkan tempat tinggal mereka. Tidak jauh beda dengan pembuatan asrama putra, pembangunan tempat tinggal bagi santri putripun dilakukan, walkhasil tidak lama kemudian berdirilah asrama B dengan jumlah kamar pertama kali 2 lokal yaitu B.1 B.2 yang kini menjadi kantor pusat putri.

Setelah tahun demi tahun berganti, Pondok Ngalah mengalami perkembangan dan kemajuan yang sangat pesat. Ini ditandai dengan bertambahnya santri dari setiap tahunnya. Sampai saat ini Pondok Pesantren Ngalah memiliki 2000 santri (terhitung data bulan Muharram 1432 H). Untuk menampung sejumlah santri tersebut, Pondok Ngalah memiliki 8 asrama, mulai asrama A s/d H dan dalam waktu dekat akan dibangun asrama I yang kesemua asrama tersebut terbagi dalam beberapa wilayah untuk santri putra dan putri serta dalam wilayah tingkat pendidikan formal baik itu RA s/d Universitas.